Sabtu, 04 Juni 2011

Pengertian dari `BIT`


Bit
 merujuk pada sebuah digit dalam sistem angka biner (basis 2). Sebagai contoh, angka 1001011 memiliki panjang 7 bit. Digit biner hampir selalu digunakan sebagai satuan terkecil dalam penyimpanan dan komunikasi informasi di dalam teori komputasi dan informasi digital. Teori informasi juga sering menggunakan digit natural, disebut nit atau nat. Sementara, komputasi kuantum menggunakan satuan qubit, sebuah potongan informasi dengan kemungkinan informasi tersebut bernilai benar.
Bit juga digunakan sebagai satuan ukuran, yaitu kapasitas informasi dari sebuah digit biner. Lambang yang digunakan adalah bit, dan kadang-kadang (secara tidak resmi) b (contohnya, modem dengan kecepatan 56 kbps atau 56 kilo bit per second/detik). Satuan ini dikenal juga sebagai shannon, dengan lambang Sh.
Digit biner
Claude E. Shannon pertama kali menggunakan kata bit dalam sebuah karya ilmiah pada tahun 1948. Ia menjelaskan bahwa kata tersebut berasal dari John W. Tukey, yang pada tanggal 9 Januari 1947 menulis sebuah memo kepada Bell Labs. Di dalam memo tersebut, beliau memendekkan kata "binary digit" (digit biner) menjadi "bit".
Bit bekerja seperti saklar lampu, dalam arti sebuah bit bisa "menyala" atau "mati". Sebuah bit dapat bernilai "satu" atau "nol", "benar" atau "salah". Bit juga dapat memuat informasi untuk membedakan dua hal yang bertentangan satu sama lain. Sebagai contoh, sebuah bit dapat menandakan apakah seseorang adalah "warga negara Indonesia". Bit tersebut bernilai "benar" apabila orang tersebut adalah "warga negara Indonesia", dan bernilai "salah" apabila tidak.
Satuan
Bit, sebagai sebuah satuan, adalah jumlah informasi yang dapat dibawa oleh dua pilihan yang mempunyai kemungkinan yang sama. Bit melambangkan kapasitas dari sebuah digit biner. Satu bit sama dengan 0.693 nat (ln(2)), atau 0.301 hartley (log10(2)).
Bit lebih menekankan pada penyimpanan data sebagai digit biner, dan biasa digunakan ketika membicarakan tentang kapasitas data. Shannon, walaupun mempunyai arti yang sama dengan bit, lebih mekekankan pada jumlah informasi yang dikandung.
Singkatan/lambang
Sampai saat ini, belum ada persetujuan atas lambang resmi yang dapat digunakan untuk bit dan byte. Patokan yang sering dikutip, IEC 60027 oleh International Electrotechnical Commission, menetapkan bahwa "bit" adalah lambang untuk satuan bit, sebagai contoh "kbit" untuk merujuk pada kilobit. Akan tetapi, patokan tersebut tidak menetapkan lambang apa yang dapat digunakan untuk byte.
Patokan lain yang juga sering dikutip, IEEE 1541 oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers menetapkan "b" sebagai lambang untuk bit, dan "B" untuk byte. Konvensi ini banyak dipakai dalam ilmu komputer, tetapi belum diterima secara internasional, karena beberapa halangan berikut:
  • kedua simbol ini sudah dipakai untuk satuan lain: "b" untuk barn dan "B" untuk bel;
  • "bit" adalah singkatan dari "binary digit", jadi tidak ada alasan untuk menyingkatnya lagi;
  • biasanya lambang untuk sebuah satuan hanya menggunakan huruf besar jika satuan tersebut dinamakan untuk menghormati seseorang;
  • istilah byte tidak digunakan di negara-negara berbahasa Perancis, negara-negara ini menggunakan istilah octet (lambang: "o"), sehingga sulit untuk membuat persetujuan secara internasional;
Satuan bel jarang digunakan sendirian, karena biasanya bel digunakan dalah bentuk decibel, atau "dB". Jadi, kemungkinan konflik antara "B" untuk byte dan bel sangatlah rendah, walaupun kedua satuan ini sering digunakan dalam satu bidang, sebagai contoh dalam telekomunikasi.
Lebih dari satu bit
Byte adalah sebuah kumpulan bit. Saat pertama kali digunakan, byte mempunya panjang yang tidak tetap. Sekarang, byte umumnya mempunyai panjang sebesar delapan bit. Byte yang mempunyai panjang delapan bit juga dikenal sebagai octet. Sebuah byte bisa mempunyai 256 nilai yang berbeda (28 nilai, 0–255). Nilai sebesar empat bit disebut juga nibble, dan bisa mempunyai 16 nilai yang berbeda (24 nilai, 0–15).
"Word" adalah sebuah istilah untuk kumpulan bit yang lebih besar. Tetapi, jumlah bit yang digunakan dalam sebuah word juga tidak tetap. Besar sebuah word ditetapkan oleh besarnya register dalam CPU komputer. Dalam arsitektur IA-32, sebuah "word" mempunyai besar 16 bit, dan double word atau dword mempunyai besar 32 bit. Dalam arsitektur lainnya, word mempunyai besar 8, 32, 64, 80 bit dan lain-lain.
Istilah untuk jumlah bit yang lebih besar dapat dibentuk dengan menggunakan imbuhan yang standar, sebagai contoh kilobit (kbit, Kb, atau ribu bit), megabit (Mbit, Mb, atau juta bit), gigabit (Gbit, Gb, atau milyar bit), dan terabit (Tbit, Tb, atau trilyun bit). Kerancuan masih sering terjadi dalam penggunaan satuan-satuan ini dan singkatannya.
Beberapa instruksi komputer (seperti xor) bekerja dengan memanipulasi bit secara langsung.
Kecepatan transfer data dalam telekomunikasi atau jaringan komputer biasanya menggunakan istilah bit per detik (bit per second atau bps), dan dalam satuan yang lebih modern digunakan satuan kilobit per detik (kilobit per second atau kbps), contohnya koneksi Internet (TelkomNet Instan = 56 Kbps, dan Speedy = 384 Kbps), dan yang lebih canggih lagi adalah megabit per detik (megabit per second atau Mbps), koneksi berkecepatan ini misalnya koneksi LAN (kecepatan 10 Mbps/100 Mbps).
Konversi Bit
Sesungguhnya, satuan bit itu bukan per seribu, namun tepatnya per seribu dua puluh empat (1024). Untuk pembulatan, biasa digunakan 1000.


Konsep Kerja Komputer (-.-)`

Central Prosesing Unit atau biasa disebut dengan CPU adalah 
sebuah unit proses yang paling utama dalam sebuah perangkat komputer. CPU menjadi bagian penting dalam proses kerja komputer.
Proses kerja komputer itu sendiri adalah untuk mengendalikan seluruh kegiatan pengolahan data dimulai dari membaca data dari peralatan, mengolah data sampai pada mengeluarkan informasi data yang telah dibaca dan diolah tadi (Output). Bagian CPU sendiri terdiri atas beberapa bagian.
Bagian pertama adalah yang dikenal dengan nama Arithmetic Logical Unit atau dalam bahasa komputer disebut ALU. Tugasnya adalah melakukan proses yang menjalankan segala rutinitas yang berhubungan dengan matematika dan perbandingan secara logika.
Sementara itu, bagian lainnya biasa disebut dengan CU (Control Unit) yang bertugas untuk mengontrol semua peralatan lainnya di dalam komputer. Berikut adalah pengertian lengkap CPU secara keseluruhan dan hal-hal yang tersimpan dalam CPU. 


Mainboard
Mainboard merupakan perangkat dalam komputer yang berfungsi sebagai tempat untuk menata letak beberapa peralatan lain yang tersimpan dalam komputer, seperti: Processor, memory, kabel hard disk, sound card, dan VGA Card. Mainboard terdiri atas beberapa jenis, antara lain AT 486 , Pentium I, Pentium II, Pentium III, pentium 4, dan yang terbaru adalah gigabyte.


Processor
Processor atau biasa juga disebut sebagai otak pemroses dan pusat yang mengontrol berbagai perangkat lain sehingga fungsi komputer dapat bekerja dengan optimal. Satuan Processor adalah MHz (Mega Hertz), yaitu satuan penghitung kecepatan dalam hal mengolah data/ informasi.
Beberapa jenis processor juga disesuaikan dengan kebutuhan yang ada didalam komputer dan yang masih beredar di pasaran di antaranya adalah : Processor intel Pentium 1 sampai Pentium 4, Intel Core 2 duo, Dual core, dan yang paling baru adalah centrino.


Memory
Memory adalah sebuah tempat yang mampu menyimpan data tergantung seberapa besar kemampuan komputer kita yang sesuai dengan processornya. Jika kapasitas memory yang ada besar maka data yang bisa disimpan pun semakin besar.
Beberapa Jenis Memory antara lain adalah: ROM, RAM, EDORAM, SDRAM, DDRAM, RDRAM, dll. Memory yang umum dipakai berkapasitas mulai dari : 128 MB, 256 MB, 512 MB, 1 GB, bahkan ada yang sampai 4 GB, tergantung kebutuhan si pemakai.
Sedangkan pengertian dan fungsi utama CPU sendiri adalah mengistruksikan setiap program yang disimpan di memori sebuah komputer. Dilakukan dengan cara mengambil satu per satu instruksi yang kita inginkan dari memori utama dan melakukannya sesuai dengan perintah yang tertera dalam sebuah unit komputer. 
CPU atau central processor unit sering pula di sebut “mikroprosesor” atau cukup dengan nama pendeknya, yakni “prosesor”. Kerap kali CPU kita ibaratkan sebagai otak dari seperangkat sistem komputer. Di sanalah tempat pemprosesan instruksi-instruksi program berlangsung. 

Sebenarnya, bagian dalam CPUatau perangkat pengolah ini hanya terdiri dari tiga unit (komponen) utama, yaitu unit kendali, unit aritmatika dan logika dan unit register. Ketiga unit inilah yang akan bersinergi dalam menjalankan segala macam operasi komputer. Baiklah, mari mulai membahasnya satu persatu…

1. Unit Kendali (Control Unit / CU)
Unit kendali merupakan bagian dalam CPU yang mengendalikan arus perjalanan data. Lebih sederhananya, jika seabrek data kita andaikan sebagai kendaraan yang berjubel di jalan raya, maka unit kendali lebih kurang dapat kita anggap sebagai polisi pengatur lalu lintasnya.

Secara rinci, berikut daftar tugas dari unit pengendali (Control Unit):
  1. Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan out put
  2. Mengambil instruksi-instruksi dari main memory (Memoti Utama)
  3. Mengambil data yang akan diproses dari main memory
  4. Mengirmkan instruksi ke unit aritmatika dan logika apabila terdapat perhitungan aritmatika ataupun perbandingan logika
  5. Menyimpan hasil pemprosesan data ke main memory kembali
2. Unit Aritmatika dan Logika (Aritmatic and Logic Unit - ALU)
Unit aritmatika dan Logika ini adalah bagian dalam CPU yang terbatas untuk mengatasi data-data yang memerlukan perhitungan aritmatika dan matematika. Tentu saja, data yang masuk ke dalam unit ini telah disortir lebih dahulu oleh Si Pengendali, control unit.
Di antara pekerjaan Unit Aritmatika dan Logika tersebut adalah:
  1. Addition, penjumlahan
  2. Subtrac, pengurangan
  3. Multiply, perkalian
  4. Division, Pembagian
3. Komponen Register atau Memory (Storage)
Di sinilah tempat penyimpanan sementara untuk berbagai data yang akan diproses oleh komputer. Karena fungsi bagian dalam CPU ini sebagai penyimpan sementara, komponen register ini sering pula disebut sebagai simpanan yang berukuran kecil. Dengan kata lain, komponen ini membantu hubungan (interface) dari dan ke memori, bukan sebagai tempat penyimpanan akhir atau external storage.

Komponen Register atau Memory (Storage) dibagi ke dalam empat area, yaitu:
  1. Input Storage Area adalah suatu area atau tempat yang menjadi penerima dan penampung data-data dari input device seperti halnya key board dan scanner.
  2. Program Storage Area adalah suatu area atau tempat yang didiami oleh suatu instruksi program selama proses dari program yang dijalankan tersebut tengah berlangsung.
  3. Working Storage Area adalah suatu area atau tempat untuk menyimpan berbagai data yang sedang dalam pemprosesan.
  4. Out Put Storage Area adalah suatu area atau tempat yang digunakan untuk menerima dan menampung data yang sudah diproses dari working storage area, yang untuk selanjutnya, data tersebut di kirim ke out put divice.
Di sisi lain, apabila kita menengok macam-macam memory atau storage itu sendiri kita akan menemukan bahwa memory atau storage tersebut digolongkan menjadi tiga macam storage, yaitu pertama, internal storage atau main storage atau primary storage adalah tempat penyimpanan sementara bagi data input, data program data out put.
Storage kedua adalah auxiliary storage yang berfungsi untuk membantuinternal storage selama terjadi pemprosesan data. Terakhir adalah  externa storage. External storage merupakan tempat penyimpanan yang dapat menyimpan data dalam jangka watu yang relatif lebih lama.
Pentingnya Komponen CPU
Sebagai perangkat yang sangat vital, komponen CPU dibagi beberapa jenis, bagian-bagian yang termasuk komponen CPU itu antara lain:
  • Unit kontrol
Fungsi dari unit kontrol adalah mengatur kerja antar komponen agar masing-masing bisa bekerja secara teratur sesuai fungsinya. Salah satu tugas unit ini antara lain memilah instruksi yang masuk dan menjalankan instruksi itu.
Selain itu, unit kontrol juga bertugas memilah data yang akan dipergunakan dalam proses kerja komputer dan mengirim data itu ke unit perhitungan. Komponen CPU yang terlibat dalam unit ini adalah processor.
  • Unit penghitungan
Unit ini sering juga disebut sebagai ALU (Arithmetic And Logic Unit), sesuai namanya maka unit ini bertugas melakukan operasi penghitungan matematika. Sebab seperti yang diketahui, proses kerja komputer menggunakan bilangan yang harus dihitung.
Selain itu fungsi unit ini adalah menentukan keputusan yang berkaitan dengan logika program. Biasanya, data yang didapat dari unit kontrol tadi akan langsung masuk ke unit perhitungan. Komponen CPU yang terlibat dalam unit ini adalah processor
  • Unit penyimpanan
Sesuai dengan namanya, unit ini digunakan untuk menyimpan data selama dilakukan pemrosesan oleh unit penghitungan. Bila diibaratkan kepada manusia, unit ini merupakan otak tempat menyimpan berbagai ingatan.
Tapi bedanya, fungsi memori pada unit penyimpanan bersifat pendek dan hanya bertahan selama proses penghitungan berlangsung. Komponen CPU yang terlibat dalam unit ini adalah RAM (memory) dan processor
  • Unit penghubung
Unit ini berfungsi untuk menghubungkan keseluruhan komponen CPU yang sudah dibahas sebelumnya, selain itu unit ini juga berfungsi menyambungkan CPU dengan alat-alat input (keyboard, mouse, scanner, dll) maupun output (printer, monitor, speaker, dll). Komponen CPU yang terlibat dalam unit ini adalah mainboard (motherboard).
Agar lebih mudah memahami fungsi tiap komponen CPU tersebut, akan diuraikan bagaimana sebuah komputer bekerja memproses data:
Saat pertama kali processor menerima input berupa sebuah data (contoh: Anda mengetik di Excel maka datanya akan berupa file hasil ketikan itu) atau bisa juga sebuah instruksi (contoh: tangan mengetikhuruf A, maka processor menerima instruksi menampilkan huruf A) maka—bila inputnya berupa data—akan disimpan di working storage(harddisk, flashdisk, disket, dll) namun jika berupa instruksi langsung akan disimpan di unit penyimpanan.
Selanjutnya unit kontrol akan mengirim data tersebut ke unit perhitungan untuk dilakukan operasi sesuai keinginan program. Setelah dilakukan penghitungan, hasilnya akan diambil lagi oleh unit kontrol untuk disimpan di unit penyimpanan, dan selanjutnya akan langsung dikirim ke output devices (monitor, printer, dll) agar bisa dinikmati oleh pengguna komputer.
Demikianlah konsep kerja komputer yang ternyata cukup rumit. Jadi, sebenarnya hanya untuk memunculkan satu huruf di monitor saja bisa melalui proses yang sedemikian panjang, hanya kadang hal tersebut tidak disadari.

Konsep Elektronika Digital


1.Prinsip

Ø Elektronika digital

Elektronika digital adalah sistem elektronika yang menggunakan isyarat digital. Elektronika digital adalah representasi dari aljabar boolean dan digunakan di komputer, telpon genggam dan berbagai produk konsumen lainnya. Dalam sebuah sirkuit digital, sinyal direpresentasikan dengan satu dari dua macam kondisi yaitu 1 (high, active, true,) dan 0 (low, nonactive, false). Atau jika direspresentasika dalam tegangan 1 dapat berarti tegangan maksimum (umumnya 5 V atau 3 V) dan 0 berarti tegangan minimum (umumnya 0 v, tapi ada pula yang 2,5 V). hal ini dikarenakan varian dari bahan pembuatnya.
2.Fungsi
Ø  Komponen Pasif
Komponen pasif adalah komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya tidak memerlukan sumber tegangan atau sumber arus tersendiri. 
Komponennya :
a.RESISTOR
Resistor adalah suatu komponen elektronika yang fungsinya untuk menghambat arus
listrik.
b. KAPASITOR
Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang dapat menyimpan dan melepaskan
muatan listrik atau energi listrik. Kemampuan untuk menyimpan muatan listrik pada
kapasitor disebut dengan kapasitansi atau kapasitas.
c. TRANSFORMATOR
Transformator disingkat dengan Trafo. Trafo terdiri dari dua buah lilitan yaitu lilitan
primer dan lilitan skunder. Trafo bekerja berdasarkan sistem perubahan gaya medan listrik,yang dapat digunakan untuk menaikan atau menurunkan tegangan listrik AC.
d. RELAY
Relay adalah saklar (switch) elektrik yang bekerja berdasarkan medan magnet. Relay
terdiri dari suatu lilitan dan switch mekanik. Switch mekanik akan bergerak jika ada arus
listr2.
Ø  KOMPONEN AKTIF
Komponen aktif adalah komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya memerlukan
sumber arus atau sumber tegangan tersendiri.ik yang mengalir melalui lilitan.


3.Perbedaan Analog Dan Digital
Ø  Analog berarti kuno dan digital berarti modern, analaog murah, digital mahal, atau analog berarti tidak seperti digital yang identik dengan angka-angka. Begitulah anggapan seorang awam tentang analog dan digital. Contohnya pada jam analog menggunakan jarum dan jam digital menggunakan angka.

Ø  Analog dan digital sebenarnya lebih kepada istilah dalam penyimpanan dan penyebaran data. Data Analog disebarluaskan melalui gelombang elekromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak dipengaruhi oleh faktor ”pengganggu”. Sementara sistem digital merupakan bentuk sampling dari sistem analog. Data digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa) yang hanya terdiri dari kombinasi urutan 0 dan 1 yang akan lebih mudah untuk di sebarkan secara tanpa terjadi gangguan. Besarnya nilai suatu sistem digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth).

Ø  Sinyal analog merupakan pemanfaatan gelombang elektromagnetik. Proses pengiriman suara, misalnya pada teknologi telepon, dilewatkan melalui gelombang elektromagnetik ini, yang bersifat variable dan berkelanjutan. Satu komplit gelombang dimulai dari voltase nol kemudian menuju voltase tertinggi dan turun hingga voltase terendah dan kembali ke voltase nol. Kecepatan dari gelombang ini disebut dengan hertz (Hz) yang diukur dalam satuan detik.

Ø  Pada sinyal digital disebut dengan sebuah bit. Signal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog yaitu :
·         Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
·         Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri.
·         Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
·         Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.

Ø  Kelebihan informasi digital adalah kompresi dan kemudahan utnuk ditransfer ke media elektronik lain. Kelebihan ini dimanfaatkan secara optimal oleh teknologi internet, misalnya dengan menaruhnya ke suatu website atau umumnya disebut dengan upload. Sistem transmisi digital menyediakan:
·         tingkat pengiriman informasi yang lebih tinggi
·         perpindahan informasi tang lebih banyak
·         peningkatan ekonomi
·         tingkat kesalahan yang lebih rendah dibangdingkan sistem analog

Sumber  :
·         Wikipedia.org